Latest Posts

Minggu, 16 Juni 2013

DIKLAT TIK TINGKAT LANJUT UNTUK GURU SD/MI TAHUN 2013

Tidak ada komentar:
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Information Communication and Technology (ICT) di masa sekarang ini menjadi suatu kebutuhan yang mendasar dalam mendukung efektifitas dan kualitas proses pendidikan. Pendidikan berbasis TIK merupakan sarana interaksi manajemen dan administrasi pendidikan yang dapat dimanfaatkan baik oleh pendidik dan tenaga kependidikan maupun peserta didik dalam meningkatkan kualitas, produktivitas, efektivitas, dan akses pendidikan.
Perkembangan TIK di Kalimantan Selatan khususnya dalam dunia pendidikan masih belum optimal dan masih dihadapkan pada beberapa masalah serta kendala. Adapun kendala tersebut diantaranya adalah menyangkut aspek kebijakan, infrastruktur, dan SDM yang khususnya pada tingkat kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan untuk memanfaatkan TIK dalam pelaksanaan tugas kefungsiannya.
Oleh karena itu, Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan terus mengembangkan dan mendayagunakan TIK untuk pendidikan bersama dengan lembaga mitra lainnya, baik pusat maupun daerah, termasuk para tenaga pendidik di lingkungan pendidikan formal pemerintah. Hal ini diwujudkan dalam suatu program Diklat TIK Tingkat Lanjutan untuk Guru SD/MI Tahun 2013 dengan sasaran kegiatan para Guru SD/MI Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.
Adapun tujuan umum dari Kegiatan Diklat TIK Tingkat Lanjut untuk Guru SD/MI Tahun 2013 adalah untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam mengembangkan bahan ajar interaktif serta atraktif berbasis media informasi dan komunikasi. Selain itu, tujuan khusus diadakannya Diklat ini diantaranya adalah (1) Guru dapat memahami kebijakan pembangunan pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, (2) memahami kebijakan pengembangan dan pendayagunaan TIK untuk pendidikan, (3) memahami pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, (4) memahami penyusunan Learning Object (Katalog Media), (5) memahami penyusunan Naskah Media Presentasi, (6) memahami penggunaan Tools Pengembangan Media Presentasi, (7) memahami pengembangan aplikasi penunjang (Word, Excel, PowerPoint, PDF, Flash, Webbase), (8) memahami kewajiban penggunaan TIK dalam proses belajar mengajar, (9) memahami pembuatan media presentasi pembelajaran (PowerPoint / Animasi), (10) memahami pemanfaatan E-Learning Pusat Sumber Belajar (internet dan intranet) dalam pembelajaran, (11) memahami penggunaan aplikasi PSB berbasis web, (12) memahami tips dan trik mengoptimalisasi search engine dalam pengembangan konten pembelajaran, serta (13) memahami pemanfaatan Portal Rumah Banjar dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.
Kegiatan Dilkat TIK Tingkat Lanjut Untuk Guru SD/MI tahun 2013 Provinsi Kalimantan Selatan ini dilaksanakan selama 4 hari terhitung tanggal 5 Maret – 8 Maret 2013 yang bertempat di Ruang ICT Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Kalimantan Selatan Jl. S.Parman No. 44 Banjarmasin. Kegiatan Diklat TIK ini dihadiri oleh 26 Guru yang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan inipun dihadiri oleh beberapa narasumber yang memberikan materi dan pengarahan yang diantaranya terdiri dari Kepala BTIKP Provinsi Kalimantan Selatan, Pejabat di lingkungan BTIKP Privinsi Kalimantan Selatan, Para Profesional di bidang TIK dari Pustekkom Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta Konsultan BTIKP.
Melalui kegiatan Diklat TIK ini diharapkan bagi seluruh Guru SD/MI yang juga merupakan peserta mampu meningkatkan kompetensinya dalam mengembangkan media dan bahan pembelajaran berbasis TIK. Sehingga, hal ini dapat membuat media dan bahan ajar interaktif serta atraktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Sumber : http://btikp.org/index.php/Kegiatan/diklat-tik-tingkat-lanjut-untuk-guru-sdmi-tahun-2013.html
Continue Reading...

Selasa, 11 Juni 2013

Anies Baswedan: Guru Ujung Tombak Pendidikan

Tidak ada komentar:

Tuesday, 23 October 2012, 22:12 WIB 

Republika/Palupi
Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan
Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan
A+ | Reset | A-
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan menilai guru merupakan ujung tombak masalah pendidikan di Indonesia, sebab edukasi merupakan proses interaksi antarmanusia.
"Jika kita memperhatikan kualitas, distribusi dan kesejahteraan guru, saya rasa kita bisa menyelesaikan sebagian masalah pendidikan di Indonesia," kata Anies dalam Diskusi Publik 'Nasionalisme dan Masa Depan Pendidikan Kita' yang diadakan MAARIF Institute, di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (23/10) malam.
Dia mengatakan sistem pendidikan Indonesia saat ini belum memberikan apresiasi khusus kepada guru, padahal apresiasi terhadap guru mencerminkan bagaimana seseorang mengapresiasi masa depan bangsa.
Apresiasi terhadap guru, menurut Anies, tidak selalu harus berbicara gaji, namun juga mengenai komponen pengembangan guru itu sendiri.
"Penanaman nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan yang sentralistik bisa terjadi apabila guru berkualitas," kata dia.
Selain itu, menurut dia, perlu juga dilihat pendidikan sisi nonformal, yakni melalui orang tua. Anies menilai seringkali pendidikan oleh orang tua dilupakan.
"Orang tua adalah pendidik yang penting, sehingga orang tua ini perlu dijangkau oleh sistem pendidikan kita. 
Sekarang orang tua diundang datang ke sekolah biasanya untuk sumbangan, padahal sudah waktunya diundang untuk bicara bersama-sama mengenai pendidikan," beber dia.
Dia mengatakan pembicaraan antara sekolah dengan orang tua perlu dilakukan sejak tahap sekolah dasar, sebab sekolah dasar memiliki sebaran yang sangat luas.
Sementara itu masalah-masalah lain yang tidak kalah penting, menurut dia, infrastruktur pendidikan yang saat ini masih belum mumpuni, serta materi pendidikan sekolah dasar yang dinilai bertujuan menjadikan masyarakat sebagai orang urban.
"Materi-materi di buku sekolah dasar selalu memakai contoh gedung-gedung yang tinggi, sehingga dampaknya materi dan cara mengajar berorientasi menjadikan anak didik sebagai masyarakat urban atau masyarakat perkotaan. Padahal Indonesia ini bukan hanya penduduk urban," kata dia.
Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Continue Reading...

SD di Pelosok Tapin Raih Nilai UN Tertinggi

Tidak ada komentar:
Seluruh unit pendidikan kecamatan di Kabupaten Tapin dikumpulkan untuk mengetahui hasil Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar (SD), Jumat (7/6) di aula Disdik Tapin.
    
Menurut Kabid Dikdas, Mahlan, nilai peserta UN SD di Tapin cukup menggembirakan dan untuk peringkat se Kalsel, Tapin berada pada rangking ke lima, sama seperti tahun lalu.
  
Dari hasil pengumuman hasil UN itu, tidak seluruhnya nilai tertinggi dikuasai sekolah di perkotaan, tapi ada juga yang diraih dari sekolah terpencil, seperti peraih nilai UN SD peringkat kedua di Tapin, justru diraih SDN Pematang Karangan Hilir, atas nama Rusmalia yang jauh dari pusat kota Rantau.

Selengkapnya : Disini
Continue Reading...

Rusdi Serahkan Bantuan untuk Sekolah Laskar Pelangi

Tidak ada komentar:
BANJARMASIN BPOST.CO.ID, BARABAI - Janji Baznas Kalsel untuk membantu MTs Batutangga, Kecamatan Batang Alai Timur, Hulu Sungai Tengah, akhirnya direalisasikan. 

Selengkapnya : Disini
  • Penulis: Hanani
  • Editor: Syamsudin
  • Sumber: Banjarmasin Post
  • Continue Reading...

    Kamis, 06 Juni 2013

    Meningkatkan Bandwidth Internet di Windows 7

    Tidak ada komentar:
    Cara Meningkatkan Bandwidth Internet Di Windows 7 - Secara default sistem operasi Windows membatasi jumlah bandwidth untuk koneksi internet anda hanya sebesar 20% dari total kapasitas bandwidth yang seharusnya bisa dicapai. Namun demikian Anda masih dapat meningkatkan bandwidth koneksi internet anda sehingga koneksinya terasa lebih cepat, dengan cara mengubah setting batasan bandwidth tersebut sehingga sistem Windows kita dapat memaksimalkan penggunaan kapasitas bandwidth yang tersedia.


    Jika anda ingin
     menambah bandwidth internet supaya koneksinya lebih cepat, bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya Windows anda bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.
    Cara Meningkatkan Bandwidth Internet sebesar 20 % di Windows 7:
    1.       Klik Start
    2.       Ketik gpedit.msc
    3.       pilih Computer Configuration
    4.       Kemudian, pilih folder Administrative Templates
    5.       Kemudian , masuk ke folder Current Control Set
    6.       Klik folder Network
    7.       Cari folder Qos Packet Scheduler
    8.       Klik Limit reservable Bandwidth.
    9.       Setting, dari Not Configured -> Enabled.
    10.    Lihat pada option.. Kecepatan akan naik sebesar 20% Disitu terdapat Start, klik 2x..
    11.    Set value nya menjadi 4.
    Kemudian restart.
    Continue Reading...

    CARA MENINGKATKAN BANDWITH

    Tidak ada komentar:
    Cara meningkatkan bandwidth kita yach lumayan lah buat mempercepat waktu kita mengguna kan internet.
    meningkatkan bandwidth dengan otak – atik properti QOS di Window XP Pro
    Utak-utik ini cuman bisa buat Windows XP edisi Pro
    Idealnya, bandwidth bisa dipake 100%, tapi, jika ada aplikasi yang menyatakan kepada OS bahwa aplikasi butuh untuk mengirim data yang prioritasnya tinggi, maka jika selama tersedia socket, Windows XP akan membatasi maximum bandwidth pada level 80%, sehingga aplikasi dengan prioritas dapat terakomodasi. Umumnya, si aplikasi dapat mengajukan permintaan ini ke system, utk mendukung QoS, dengan menggunakan QoS API nya Windows, ini hanya bisa jika si aplikasi meminta QoS. 

    Jika jatah bandwidth untuk QoS ( yang normalnya 20% ) ingin dirubah, ikuti langkah2 berikut ini:

     
    1.      Pastikan anda log-in sebagai "Adminstrator" ( bukan hanya sembarang account dengan hak admin )
    2.      Klik Start -> Run, ketik: gpedit.msc, ini akan membuka Group Policy windows. 
    3.      Pilih Local Computer Policy >Computer Configuration> Administrative Templates > Network > QOS Packet Scheduler 
    4.      Di window bagian kanan, double-click the limit reservable bandwidth setting. 
    5.      Di setting tab, beri tanda check pada enabled setting. 
    6.      Pada tulisan "Bandwidth limit %", rubahlah menjadi 0 (atau berapa saja yangmau dialokasikan ke QoS) Biasanya Packet Scheduler membatasi system untuk mengalokasikan 20 percent dari bandwidth, tapi ini bisa di rubah." jadi tricknya adalah: reservable bandwidth dibuat ENABLE, dan diset ke NOL. Ini artinya tidak ada bandwidth yang dialokasikan ke QoS, yang biasanya 20% di booking. 
    7.      Click OK, close gpedit.msc Klik START > My Computer > My Network Connections > View Network Connections, klik kanan di 'your connection' pilih Properties (yang ada daftar protocol), pastikan QOS Packet Scheduler di beri tanda check.

    Ya semoga artikel ini berguna bagi yang membaca dan yang membutuhkan.
    Continue Reading...

    Minggu, 02 Juni 2013

    Langkah-Langkah Penyusunan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Sekolah Dasar

    1 komentar:

    Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah acuan atau pedoman dasar dalam menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik.
    Rambu-Rambu Penyusunan KKM
    Adapun rambu-rambu dalam penetapan KKM adalah sebagai berikut :
    Pertanyaan :
    1. Kapan KKM ditetapkan?
    2. Siapa yang Menetapkan KKM?
    3. Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan apa?
    4. Maksimal Nilai ketuntasan berapa?
    5. Apakah sekolah dapat menetapkan nilai KKM kurang dari nilai maksimal KKM?
    6. Apakah nilai KKM perlu dicantumkan di dalam LHBS?
    Jawaban :
    1. KKM ditetapkan pada awal tahun pelajran
    2. KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah
    3. Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100
    4. Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100
    5. Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal
    6. Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS
    Mekanisme dan Langkah-Langkah Penyusunan KKM

    Kopleksitas Materi 
    ·         (Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD yang harus dicapai siswa
    ·         Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila dalam pelaksanaannya menuntut :
    o    SDM (Siswa memahami Kompetensi yang harus dicapai dan kreatifitas serta inovatif dalam melaksanakan pembelajaran
    o    WAKTU (sukup lama karena perlu pengulangan
    o    PENALARAN dan  KECERMATAN siswa yang tinggi.
    Daya Dukung
    KEMAMPUAN SUMBER DAYA PENDUKUNG yaitu ketersediaan tenaga, sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan , BOP, manajemen sekolah, kepedulian stakeholder sekolah.
    Intake        
    KEMAMPUAN yang dimiliki oleh peserta didik atau input yang diterima.
    Format Penetapan KKM

    Menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai
    A. Dengan memberikan poin pada setiap kriteria yang ditetapkan :
    ·         Kompleksitas : Tinggi = 1, Sedang = 2 dan Rendah = 3
    ·         Daya Dukung : Tinggi = 3, Sedang = 2 dan Rendah = 1
    ·         Intake : Tinggi = 3, Sedang = 2 dan Rendah = 3
    Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang maka nilainya adalah :
    (3+3+2)  x 100 = 88,89 dibulatkan menjadi 899
    Contoh Format A
    B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria, misalnya :
    ·         Kompleksitas  : Tinggi = 50-64, Sedang = 65 – 80, Rendah = 81 – 100
    ·         Daya Dukung   : Tinggi = 81 – 100, Sedang = 65 – 80, Rendah =50 – 64
    ·         Intake                 : Tinggi = 81 – 100, Sedang = 65 – 80, Rendah =50 – 64
    Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang maka nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang ditentukan.
    Dalam menentukan rentang nilai dan mentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatna forum KKG di sekolah.
    Selengkapnya : Download : Klik Disini Jika Link Bermasalah Silahkan Disini_Lho

    Continue Reading...