Link Patner

Senin, 04 Juli 2016

Aplikasi Penilaian Dan Raport Kurikulum 2013 Baru

Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Hasil Revisi 2016-2017 - Aplikasi yang dibuat untuk mengolah nilai hasil ujian sekolah yang menggunakan format file microsoft excel yang dapat di gunakan untuk cetak Raport Kurikulum 2013 sebagai bahan referensi persiapan mengahadapi Kurikulum 2013 tahun 2016/2017.
Fitur Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Hasil Revisi 2016-2017
  1. Input Data Siswa
  2. Input Data Sekolah 
  3. Input Prestasi Siswa
  4. Format Cetak Raport 


  5. Rekap KI-1 dan KI-2
  6. Rekap Spiritual
  7. Rekap Sosial

Silahkan download Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Hasil Revisi 2016-2017 di tautan di bawah ini :
Contoh Raport Kurikulum 2013 baru, Cara Penilaian Kurikulum 2013 baru hasil revisi dengan dasar Permendikbud no 53 Tahun 2015 kami sajikan dalam unduhan aplikasi penilaian raport Kurikulum 2013 yang kini sedang diterapkan secara nasional atau istilahnya Kurikulum Nasional dalam olah nilai semester baik KTSP atau K13 tentu memiliki pola atau cara yang berbeda namun demikian ini pun serta merta pada Kurikulum 2013 Baru Hasil Revisi yang ada juga sedikit ada perbedaan dari Kurikulum 2013 yang terdahulu. lihat tampilan Aplikasi Penilaian K13 Baru untuk Sekolah Dasar Kelas 1,2, 3, 4, 5 dan 6 berikut ini.
Jika pun kita mau cermati aplikasi penilaian Kurikulum 2013 baru yang dibuat oleh Guru Senior Kang Martho ini seperti ini, coba klik gunakan aplikasi pada excel dibawah ini.
Pada tahun pelajaran 2016 2017 maupun 2018, Baik dari berbagai aspek KI 1 , KI 2, KI 3 dan KI 4 sudah terkombinasi dengan baik hingga menjadikan aplikasi Kurikulum 2013 baru ini sangat baik dan layak digunakan  bagi rekan-rekan yang memerlukan. fiture lengkap baik raport Kurikulum 2013 maupun cara penilaiannya.
Jika mungkin bermanfaat bagi rekan-rekan Guru untuk Aplikasi Penialaian dan Raport Kurtilas ini bisa kira nya untuk mengunduhnya pada link dibawah ini.
Jika mungkin bermanfaat bagi rekan-rekan Guru untuk Aplikasi Penialaian dan Raport Kurtilas ini bisa kira nya untuk mengunduhnya pada link dibawah ini.

  1. DOWNLOAD APLIKASI KURIKULUM 2013 BARU KELAS 1 SD
  2. DOWNLOAD APLIKASI KURIKULUM 2013 BARU KELAS 2 SD
  3. DOWNLOAD APLIKASI KURIKULUM 2013 BARU KELAS 3 SD
  4. DOWNLOAD APLIKASI KURIKULUM 2013 BARU KELAS 4 SD
  5. DOWNLOAD APLIKASI KURIKULUM 2013 BARU KELAS 5 SD
  6. DOWNLOAD APLIKASI KURIKULUM 2013 BARU KELAS 6 SD






Sabtu, 02 Juli 2016

INILAH 5 CARA RAHASIA PALING EFEKTIF MENGATASI SISWA SUPER NAKAL

INILAH 5 CARA RAHASIA PALING EFEKTIF MENGATASI SISWA SUPER NAKAL TANPA KEKERASAN 

Cara baik dan tepat mengatasi anak yang nakal. Tak ada satu orang tua pun yang ingin memiliki anak yang nakal, semua pasti mengiginkan memiliki anak yang soleh dan penurut tapi memang tidak semua anak dapat seperti itu ditambah lagi zaman disekarang ini membuat anak seakan memiliki kehidupan sendiri sebelum pada waktunya, adanya berbagai alat canggih seperti penggunaan hp sejak dini tentu tak selamanya positif, banyak hal negatif dan salah satunya jarak orang tua dan anak yang semakin jauh.

Cara Tepat Mengatasi Anak Yang Nakal dengan Mudah 


1.  Berikan Contoh.

Cara membentak atau memarahi dan menasihati tanpa memberikan contoh yang baik sama juga bohong, karena anak justru akan bisa menilai dan mengikuti pola prilaku yang baik, dan akan merasa segan melakukan hal yang nakal karena akan malu karena sikap nakal jauh dari keadaan keluarga yang kondusif, dan lakukan pendekatan secara pribadi untuk memperdekat hubungan kita dengan anak.

2.  Bersikap Tenang.

Sering kita kaget melihat kelakuan anak yang diluar dugaan kita, nah disinilah sikap tenang kita dibutuhkan, karena jika mengatasi anak dengan tidak tenang alih-alih mendidik dan membuat jera malah kita melakukan hal yang salah seperti meluapkan emosi pada anak yang justru sangat buruk untuk psikolog anak, jadi hal pertama yang harus dilakukan adalah tenang dan berpikirlah jernih.

3.  Bicara Halus. 

Jangan terlalu sering membentak anak karena banyak sekali pakar psikolog yang berkata bahwa membentak terlalu keras anak sangat buruk untuk psikologis anak, jika tingkat kenakalan sebatas kecil maka jangan pernah membentak berikan penjelasan halus yang membuat anak mengerti, jika setiap tingkah laku anak terus dibentak maka anak tidak akan jera karena menganggap bentakan tersebut sudah biasa berbeda dengan cara kita yang halus ketika kita membentak maka anak akan merasa jera dan takut. Jadi bicara yang baik kepada anak yang nakal dapat mengubah prilakunya.

4.  Hukuman dan Penghargaan.
Sebenarnya tidak semua orang tua menerapkan cara seperti ini, tapi jika kita takut anak kita nakal maka cobalah, berilah hukuman yang wajar dengan menasihatiatau menegurnya jika salah dan memberikan penghargaan jika melakukan hal baik atau dapat meraih prestasi, jangan cuek terhadap pencapai anak, karena anak akan meras tidak dihargai dan dianggap.

5.  Pendidikan Agama.
Poin terakhir yang bukan berarti paling tidak penting justru ini merupakan dasar dari segala cara dimana memberikan pendidikan agama sejak dini sangat penting karena didalam semua agama telah dicantumkan keharusan bersikap baik, jadi agama tentu pendidikan terbaik.












Sumber : http://www.klikcara.com



Demikian semoga bermanfaat dan silahkan dibagikan..


Kenapa Pelajar di Finlandia Bisa Pintar?

Sekolah Cuma 5 Jam, Tanpa PR & Ujian Nasional, Kenapa Pelajar di Finlandia Bisa Pintar? Ini Rahasianya, Semoga dapat Dicontoh Oleh Indonesia

Semasa sekolah dulu, rasanya mustahil kamu bisa dijuluki murid pintar kalau dapat ranking bontot. Apalagi kalau gak lulus Ujian Nasional, rasanya dunia selesai di titik itu. Ketatnya persaingan di sekolah mungkin memang bertujuan supaya kita berlomba-lomba jadi lebih pintar. Tapi tahukah kamu, negara dengan pendidikan terbaik dan murid terpintar di dunia yaitu Finlandia justru melakukan hal yang sebaliknya?

Berbeda dengan kita yang harus menghadapi ujian nasional tiap mau naik jenjang sekolah, seumur-umur pelajar di Finlandia hanya menghadapi 1 ujian nasional ketika mereka berumur 16 tahun. Tidak hanya minim pekerjaan rumah, pelajar di Finlandia juga mendapatkan waktu istirahat hampir 3 kali lebih lama daripada pelajar di negara lain. Namun dengan sistem yang leluasa entah bagaimana mereka justru bisa belajar lebih baik dan jadi lebih pintar. Makanya kali iniHipwee bakal mengulas habis rahasia Finlandia yang satu ini!

1. Di Finlandia, Anak-Anak Baru Boleh Bersekolah Setelah Berusia 7 Tahun
Beri kesempatan mereka untuk belajar dengan caranya sendiri via freeenglishlessonplans.files.wordpress.com
Orang tua jaman sekarang pasti udah rempong kalau mikir pendidikan anak. Anaknya belum genap 3 tahun aja udah ngantri dapat pre-school bagus gara-gara takut kalau dari awal sekolahnya gak bagus, nantinya susah dapat SD, SMP, atau SMA yang bagus. Di Finlandia tidak ada kekhawatiran seperti itu. Bahkan menurut hukum, anak-anak baru boleh mulai bersekolah ketika berumur 7 tahun.

Awal yang lebih telat jika dibandingkan negara-negara lain itu justru berasal dari pertimbangan mendalam terhadap kesiapan mental anak-anak untuk belajar. Mereka juga meyakini keutamaan bermain dalam belajar, berimajinasi, dan menemukan jawaban sendiri. Anak-anak di usia dini justru didorong untuk lebih banyak bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Bahkan penilaian tugas tidak diberikan hingga mereka kelas 4 SD. Hingga jenjang SMA pun, permainan interaktif masih mendominasi metode pembelajaran.

Pelajar di Finlandia sudah terbiasa menemukan sendiri cara pembelajaran yang paling efektif bagi mereka, jadi nantinya mereka tidak harus merasa terpaksa untuk belajar. Maka dari itu meskipun mulai telat, tapi pelajar umur 15 di Finlandia justru berhasil mengungguli pelajar lain dari seluruh dunia dalam tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA). Itu membuktikan faedah dan efektivitas sistem pendidikan di Finlandia.

2. Cara Belajar Ala Finlandia: 45 Menit Belajar, 15 Menit Istirahat
Cara belajar ala FInlandia: banyak istirahat! via edudemic.com
Tahukah kamu bahwa untuk setiap 45 menit siswa di Finlandia belajar, mereka berhak mendapatkan rehat selama 15 menit? Orang-orang Finlandia meyakini bahwa kemampuan terbaik siswa untuk menyerap ilmu baru yang diajarkan justru akan datang, jika mereka memilliki kesempatan mengistirahatkan otak dan membangun fokus baru. Mereka juga jadi lebih produktif di jam-jam belajar karena mengerti bahwa toh sebentar lagi mereka akan dapat kembali bermain.

Di samping meningkatkan kemampuan fokus di atas, memiliki jam istirahat yang lebih panjang di sekolah juga sebenarnya memiliki manfaat kesehatan. Mereka jadi lebih aktif bergerak dan bermain, tidak hanya duduk di kelas. Bagus juga kan jika tidak membiasakan anak-anak dari kecil untuk terlalu banyak duduk.

3. Semua Sekolah Negeri di Finlandia Bebas Dari Biaya. Sekolah Swasta Pun Diatur Secara Ketat Agar Tetap Terjangkau

Gak mungkin konsen belajar kalau perut kosong. Finlandia adalah negara pertama dengan program makan siang gratis untuk semua siswa

Satu lagi faktor yang membuat orang tua di Finlandia gak usah pusing-pusing milih sekolah yang bagus untuk anaknya, karena semua sekolah di Finlandia itu setara bagusnya. Dan yang lebih penting lagi, sama gratisnya. Sistem pendidikan di Finlandia dibangun atas dasar kesetaraan. Bukan memberi subsidi pada mereka yang membutuhkan, tapi menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk semua.

Reformasi pendidikan yang dimulai pada tahun 1970-an tersebut merancang sistem kepercayaan yang meniadakan evaluasi atau ranking sekolah sehingga antara sekolah gak perlu merasa berkompetisi. Sekolah swasta pun diatur dengan peraturan ketat untuk tidak membebankan biaya tinggi kepada siswa. Saking bagusnya sekolah-sekolah negeri di sana, hanya terdapat segelintir sekolah swasta yang biasanya juga berdiri karena basis agama.

Tidak berhenti dengan biaya pendidikan gratis, pemerintah Finlandia juga menyediakan fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti makan siang, biaya kesehatan, dan angkutan sekolah secara cuma-cuma. Memang sih sistem seperti ini mungkin berjalan karena kemapanan perekonomian Finlandia. Tapi jika memahami sentralnya peran pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa, seharusnya semua negara juga berinvestasi besar untuk pendidikan. Asal gak akhirnya dikorupsi aja sih.

4. Semua Guru Dibiayai Pemerintah Untuk Meraih Gelar Master. Gaji Mereka Juga Termasuk Dalam Jajaran Pendapatan Paling Tinggi di Finlandia.
Profesional S2 yang dibayar tinggi via i.dell.com

Di samping kesetaraan fasilitas dan sokongan dana yang mengucur dari pemerintah, penopang utama dari kualitas merata yang ditemukan di semua sekolah di Finlandia adalah mutu guru-gurunya yang setinggi langit. Guru adalah salah satu pekerjaan paling bergengsi di Finlandia. Pendapatan guru di Finlandia pun lebih dari 2 kali lipat dari guru di Amerika Serikat.Tidak peduli jenjang SD atau SMA, semua guru di Finlandia diwajibkan memegang gelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah dan memiliki tesis yang sudah dipublikasi.

Finlandia memahami bahwa guru adalah orang yang paling berpengaruh dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi masa depannya. Maka dari itu, Finlandia berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan mutu tenaga pengajarnya. Tidak saja kualitas, pemerintah Finlandia juga memastikan ada cukup guru untuk pembelajaran intensif yang optimal. Ada 1 guru untuk 12 siswa di Finlandia, rasio yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara lain. Jadi guru bisa memberikan perhatian khusus untuk tiap anak, gak cuma berdiri di depan kelas.

Jika Indonesia ingin semaju Finlandia dalam urusan pendidikan, guru-guru kita selayaknya juga harus mendapatkan sokongan sebagus ini. Kalau perhatian kita ke guru kurang, kenapa kita menuntut mereka harus memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran? Tidak adil ‘kan?

5. Guru Dianggap Paling Tahu Bagaimana Cara Mengevaluasi Murid-Muridnya. Karena Itu, Ujian Nasional Tidaklah Perlu.
Guru yang selalu mendampingi tahu yang dibutuhkan siswanya via itec.aalto.fi

Kredibilitas dan mutu tenaga pengajar yang tinggi memungkinkan pemerintah menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan evaluasi pembelajaran langsung kepada mereka. Hanya terdapat garis pedoman nasional longgar yang harus diikuti. Ujian Nasional pun tidak diperlukan. Pemerintah meyakini bahwa guru adalah orang yang paling mengerti kurikulum dan cara penilaian terbaik yang paling sesuai dengan siswa-siswa mereka.

Diversitas siswa seperti keberagaman tingkatan sosial atau latar belakang kultur biasanya jadi tantangan sendiri dalam menyeleraskan mutu pendidikan. Bisa jadi gara-gara fleksibilitas dalam sistem pendidikan Finlandia itu, semua diversitas justru bisa difasilitasi. Jadi dengan caranya sendiri-sendiri, siswa-siswa yang berbeda ini bisa mengembangkan potensinya secara maksimal.

6. Siswa SD-SMP di Finlandia Cuma Sekolah 4-5 Jam/hari. Buat Siswa SMP dan SMA, Sistem Pendidikan Mereka Sudah Seperti di Bangku Kuliah
Belajar karena pingin pasti hasilnya lebih efektif via i.huffpost.com

Tidak hanya jam istirahat yang lebih panjang, jam sekolah di Finlandia juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara lain. Siswa-siswa SD di Finlandia kebanyakan hanya berada di sekolah selama 4-5 jam per hari. Siswa SMP dan SMA pun mengikuti sistem layaknya kuliah. Mereka hanya akan datang pada jadwal pelajaran yang mereka pilih. Mereka tidak datang merasa terpaksa tapi karena pilihan mereka.

Pendeknya jam belajar justru mendorong mereka untuk lebih produktif. Biasanya pada awal semester, guru-guru justru menyuruh mereka untuk menentukan target atau aktivitas pembelajaran sendiri. Jadi ketika masuk kelas, mereka tidak sekadar tahu dan siap tapi juga tidak sabar untuk memulai proyeknya sendiri.

7. Gak Ada Sistem Ranking di Sekolah. Finlandia Percaya Bahwa Semua Murid Itu Seharusnya Ranking 1
Gak ada yang putus sekolah via www.trigger-proof.com

Upaya pemerintah meningkatkan mutu sekolah dan guru secara seragam di Finlandia pada akhirnya berujung pada harapan bahwa semua siswa di Finlandia dapat jadi pintar. Tanpa terkecuali. Maka dari itu, mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan ‘sejumlah siswa pintar’ dan ‘sejumlah siswa bodoh’.

Walaupun ada bantuan khusus untuk siswa yang merasa butuh, tapi mereka tetap ditempatkan dalam kelas dan program yang sama. Tidak ada juga program akselerasi. Pembelajaran di sekolah berlangsung secara kolaboratif. Bahkan anak dari kelas-kelas berbeda pun sering bertemu untuk kelas campuran. Strategi itu terbukti berhasil karena saat ini Finlandia adalah negara dengan kesenjangan pendidikan terkecil di dunia.

Memang, kita gak bisa serta merta menyontek sistem pendidikan Finlandia dan langsung menerapkannya di Indonesia. Dengan berbagai perbedaan institusional atau budaya, hasilnya juga mungkin gak bakal sama.

Tapi gak ada salahnya ‘kan belajar dari negara yang udah sukses dengan reformasi pendidikannya? Siapa tahu bisa menginspirasi adminitrasi baru untuk mengadakan perubahan demi pendidikan Indonesia yang lebih baik **(kedip-kedip ke Pak Jokowi)

Sumber : http://www.hipwee.com/feature/sekolah-cuma-5-jam-tanpa-pr-ujian-nasional-kenapa-orang-finlandia-bisa-pintar/




Info Terbaru Kemendikbud, Inilah Mekanisme Penerbitan NISN Tahun 2016

Selamat Pagi Bapak dan Ibu Guru salam sejahtera dan salam edukasi !

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah mengirimkan surat edaran nomor 319966/A/LL/2016 yang isinya tentang Pengelolaan data Peserta Didik dalam pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Surat edaran tertanggal 27 Juni 2016 ini ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan seluruh Indonesia
Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) telah melakukan koordinasi dengan pengelola Dapo-Dikdasmen dan Dapo-PAUD-Dikmas serta Unit Kerja terkait lainnya. Berikut hasil kesepakatannya seperti yang beritapgri.com kutip dari laman http://sdm.data.kemdikbud.go.id 

1. Seluruh Data Peserta Didik (PD) yang belum memiliki NISN dan telah mengisikan data ke dalam aplikasi Dapo-Dikdasmen pada tahun 2015, akan secara otomatis diberikan NISN;

2. Penerbitan NISN akan dilakukan oleh PDSPK di setiap tahun ajaran baru dengan ketentuan:
  • bagi PD tingkat 1 SD, tingkat 7 SMP, dan tingkat 10 SMA/SMK dengan catatan bahwa, datanya telah diisikan ke dalam aplikasi Dapo-Dikdasmen oleh Operator Sekolah;
  • bagi PD baru di sekolah TK Kelompok A dan B akan diberikan NISN dengan catatan bahwa, datanya telah diisikan ke dalam aplikasi Dapo-PAUD-Dikmas oleh Operator Sekolah;
  • bagi PD jenjang kesetaraan Paket A, B, dan C akan diberikan NISN dengan catatan bahwa, datanya telah diisikan ke dalam aplikasi Dapo-PAUD-Dikmas oleh Operator Sekolah.

 3. Waktu pengisian data Peserta Didik baru ke dalam aplikasi Dapodik diatur sebagai berikut:
  • untuk Dapo-Dikdasmen dapat dimasukkan sebelum akhir Bulan September pada tahun ajaran yang sama;
  • untuk Dapo-PAUD-Dikmas dapat dimasukkan sebelum akhir Bulan November pada tahun ajaran yang sama.
 4. Apabila pengisian data peserta didik baru tersebut, belum selesai dalam batas waktu seperti yang dimaksud pada butir 3 di atas, maka penomoran NISN akan diberikan pada tahun ajaran berikutnya;

5. Bagi peserta didik yang belum memiliki NISN dan/atau pindahan setelah waktu yang telah ditetapkan seperti dalam butir 3 dan 4 diatur sebagai berikut:
  • berasal dari sekolah di luar Kemendikbud, dapat menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat untuk pengajuan NISN peserta didik yang bersangkutan;
  • berasal dari sekolah Luar Negeri, dapat melengkapi dokumen melalui Sekretariat Ditjen Dikdasmen untuk mendapatkan Surat Keterangan Penyetaraan. Selanjutnya diajukan penerbitan NISN oleh Setditjen Dikdasmen dan PDSPK akan menerbitkan NISN bagi peserta didik yang bersangkutan;
6. Hasil pengelolaan data peserta didik dapat dilihat oleh operator sekolah pada aplikasi VervalPD melalui laman vervalpd.data.kemdikbud.goid.

Sehubungan dengan itu, Dinas Pendidikan di seluruh Indonesia diminta untuk mensosialisasikan dan menginformasikan kepada seluruh Operator Sekolah.

NISN adalah kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang dapat membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah Indonesia dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri. NISN diberikan kepada setiap peserta didik yang bersekolah di satuan pendidikan yang memiliki NPSN dan terdaftar di Referensi Kemdikbud.

Sumber:  http://www.sekolahdasar.net
demikian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua, salam PGRI




MATERI PELATIHAN KURIKULUM 2013 SD TAHUN 2016

Pelatihan Kurikulum 2013 (K13) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2016 ini telah mulai dilaksanakan. Ada banyak sekali materi pelatihan untuk guru yang digunakan dalam sosialisasi Kurikulum 2013 SD tahun 2016 yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.

MATERI PELATIHAN KURIKULUM 2013 JENJANG SEKOLAH DASAR 
  1. Pembelajaran Aktif
  2. Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti dan Sekolah Aman
  3. Kebijakan dan Dinamika Perkembangan Kurikulum
  4. Penguatan Literasi dalam Pembelajaran
  5. Strategi Pelatihan Berbasis Sekolah

Peran keluarga dalam pembelajaran Siswa
  1. Kompetensi, Materi, pembelajaran dan Penilaian
  2. Analisis Kompetensi, Materi Pembelajaran, Proses Pembelajaran, dan Penilaian
  3. Perancangan Pembelajaran dan Penilaian
  4. Pelaksanaan Pembelajaran dan Penilaian
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimplementasikan Kurikulum 2013 secara bertahap. Tahun ini jumlah sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 semakin bertambah. Materi pelatihan Kurikulum 2013 untuk jenjang SD dapat didownload di tautan berikut ini:


Kurikulum 2013 resmi diberlakukan secara nasional mulai pelajaran baru 2016/2017 pada Juli mendatang. Dengan metode yang lebih sederhana dan ringkas, pemerintah optimistis seluruh sekolah yang menerapkan Kurikulum 2013 akan mudah mengimplementasikannya.



Sumber : http://www.sekolahdasar.net/2016/06/materi-pelatihan-kurikulum-2013-sd.html#ixzz4DG51l3Kd


Selasa, 28 Juni 2016

RPP_TERBARU_V.D2016.17 (KURIKULUM 2013)

UNTUK____TEMAN-TEMAN YANG BERMINAT SILAHKAN KLIK DI BAWAH INI :
  1. RPP Kelas 1 V_WORD
  2. RPP KELAS 4 V_PDF
  3. RPP KELAS 4 V_WORD


Sabtu, 07 Mei 2016

SEMINAR SEHARI KURIKULUM 2013 BERSAMA DR. MUNIF KHATIP



Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More